Wisata Sungai Kampar – Riau

Baru saja ditemukan oleh komunitas peselancar sungai berombak internasional, ombak Bono pada muara sungai Kampar di Provinsi Riau ialah gambaran Komunitas peselancar dari semua dunia guna surfing di Indonesia yang menakjubkan ini.

Pada Februari 2013, juara peselancar sungai berombak Steve King, yang telah memegang dua rekor dunia guna surfing perjalanan jarak jauh, memecahkan Guinness World Record yang dia bikin di sungai Severn di Inggris, dengan pencapain yang spektakuler 20,65 km (atau 12,8 mil) dalam 1 jam, 4 menit, pada ombak Bono sungai Kampar pada 10-13 Februari 2013.

Kampar ialah sebuah sungai yang panjang bergegas turun dari pegunungan Bukit Barisan yang menyusun tulang belakang dari Pulau Sumatera sepanjang pantai barat. Sungai ini lantas meliku melewati provinsi Riau, akhirnya dilimpahkan di Selat Malaka, di pantai unsur timur Sumatera. Seiring panjangnya sungai, sungai membagi diri menjadi dua cabang besar yang dikenal sebagai Kampar Kanan dan Kampar Kiri.  Alirannya lantas berkumpul di Langgar di Kabupaten Pelalawan di muara Kampar tersebut. Di sini aliran sungai itu bergabung dengan tidak sedikit sungai beda yang mengakibatkan Kampar menyalurkannya terbit ke muara sungai yang lebar. Pada masing-masing pasang, gelombang tinggi dari laut mengalir masuk dan bertemu arus hilir dari Kampar. Dimana dua energi yang bertentangan bertemu dan lebih jauh lagi, diakibatkan oleh format corong sungai sehingga gejala ombak sungai Kampar muncul, mengalir dengan deras menjangkau lebih dari 60 km ke hulu.

Gelombang pasang surut (ombak) dikenal secara lokal sebagai "Bono", yang bergegas dengan suara menderu keras pada kecepatan 40 kilometer per jam. Surfing di sungai dapat naik setinggi 4 hingga 6 meter.

Lokasi terbaik guna berselancar di desa Teluk Meranti, meskipun ada lokasi lain laksana Tanjung Sebayang, Tanjung Pungai, dan Pulau Muda, seluruh di Kabupaten Pelalawan.

Meskipun lumayan digunakan untuk gejala tersebut, warga setempat mayoritas takut saat Bono muncul, yang mereka percaya ialah roh dari Tujuh Hantu. Banyak kapal sudah tenggelam di sungai ini saat terjebak di dalam lubang.

Mencapai Lokasi

Untuk hingga ke Teluk Meranti seseorang mesti mengerjakan perjalanan melewati Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau. Sebagai bandara bisnis yang sibuk, Pekanbaru terdapat dari banyak sekali kota besar di Indonesia, sangat sering dari Jakarta, Medan dan Batam.

Secara internasional, Pekanbaru terdapat dari Kuala Lumpur, Malaysia, oleh Air Asia. Dibutuhkan 4 hingga 7 jam dengan mobil dari Pekanbaru ke utara mengarah ke Teluk Meranti. Ada perusahaan penyewaan mobil di Pekanbaru.

Perjalanan dari Pekanbaru ke Pangkalan Kerinci dilangsungkan 1,5 jam, lantas dari sini ke Teluk Meranti memakan masa-masa 4 jam. Atau kita dapat memungut speedboat dari Pangkalan Kerinci ke Pulau Muda atau Teluk Meranti, yang memakan waktu selama 4,5 jam.

Sedangkan, saat Anda mengerjakan perjalanan dari atau melewati Singapura, perjalanan ke Teluk Meranti ialah melalui laut melalui rute yang agak sulit. Dari Ferry Terminal Singapura memungut kapal ke  Sekupang Batam, lantas melanjutkannya dengan feri ke Tanjung Batu, di kepulauan Karimun, di mana kita dapat mengejar feri untuk membawa Anda ke Teluk Meranti.

Aktifitas

Pada ketika ini, orang-orang yang mengerjakan perjalanan ke Kampar banyak sekali peselancar setia yang energik untuk menciduk dan menaklukkan gelombang air pasang Kampar yang mengagumkan itu.

Peselancar yang datang ke sini guna kesatu kalinya ke Kampar butuh tahu bahwa gelombang di sungai mempunyai sifat yang bertolak belakang daripada di laut terbuka. Karena kekuatan gelombang yang melaju, arus yang bergegas ke hulu akan mengakibatkan gelombang dari kedua sisi kanan dan sisi kiri sesudah memukul kedua tanggul sungai, di samping mengalir masuk langsung dari pusat muara sungai.

Sungai dan tepi dikabarkan dihuni oleh buaya dan ular. Sementara buaya mayoritas ditemukan di hulu, ialah bijaksana guna berhati-hati dari predator ini saat berselancar di sungai. Namun, ular banyak sekali tidak beracun, laksana boa dan Piton.

Karena itu, saat berselancar di Kampar yang terbaik ialah menggunakan suatu perusahaan yang kawakan atau organisasi yang tahu situasi lokal.

Sebagai perjalanan ke Teluk Meranti seringkali melewati Pekanbaru, kita dapat mengejar sejumlah atraksi di dekat kota dan sekitarnya.

Kegiatan beda yang mengasyikkan untuk dilaksanakan ketika kita tidak berselancar ialah menyewa sepeda motor dan menjelajahi pedesaan guna menonton pekerjaan desa.

Akomodasi

Sebagaimana Teluk Meranti belum lama mulai menerima wisatawan, belum terdapat hotel besar di sini. Ada homestay, kamar yang terdapat di rumah warga setempat yang disewakan untuk pengunjung. Yang sangat populer ialah "Mega Lestari" tipe Bed & Breakfast, penginapan yang mempunyai 8 kamar ini bersih namun tidak mempunyai AC. Kamar mempunyai Kipas angin.

Di seberang jalan ada restoran kecil di mana kita dapat mengejar masakan laksana nasi goreng, mie, ikan goreng atau panggang atau ayam, sejumlah sayuran dan air mineral.